Fahri Hamzah kembali bicara soal Fathanah. Wasekjen PKS ini menjelaskan, dia terpaksa mengenal Fathanah, karena terdakwa kasus suap sapi impor itu dekat dengan Luthfi yang saat itu menjabat sebagai presiden PKS.
Internal PKS diisukan semakin terbelah jelang reshuffle kabinet. Kubu Tifatul Sembiring terus berupaya menyelamatkan kursi menteri PKS, sementara kubu Anis Matta tak peduli lagi dengan posisi menteri di kabinet.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Ibu Anis Kurniyawati alami, terkait dengan keluhan yang disampaikan dalam surat pembaca di detik.com pada tanggal 31 Mei 2013.
Sekeping foto telah membuat Fahri Hamzah, Wakil Sekretaris Partai Keadilan Sejahtera, berang. Nadanya meninggi. Dia menuding Komisi Pemberantasan Korupsi ada di balik penyebarluasan foto itu.
Nama Presiden PKS Anis Matta disebut dalam dakwaan Luthfi Hasan Ishaaq. Anis dikait-kaitkan dengan proyek pengadaan laboratorium benih padi di Litbang Kementan 2013 dan bibit kopi.
Fahri Hamzah tahu Fathanah. Tapi dia mengaku baru tahu kalau Fathanah, yang pernah duduk satu meja makan dengan dia di Makassar akhir 2012 lalu seorang makelar setelah muncul di persidangan.
Wasekjen PKS Fahri Hamzah mengkritik keras KPK. Bahkan Fahri menantang KPK jujur soal dakwaan. Bukan apa-apa, Fahri pantas saja berang, nama Anis Matta disebut jaksa dalam dakwaan.
Sejumlah elite PKS disebut dalam dakwaan kasus suap impor daging sapi yang melibatkan eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI). Namun elite DPP PKS masih optimis situasi grass root tetap solid.