Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga korban jiwa. Polda Metro Jaya mencatat, korban tewas akibat banjir hingga Kamis 17 Januari 2013 ada lima orang.
Jalan Tubagus Angke di Grogol Petamburan, Jakarta Barat digenangi air setinggi 90 cm. Akibat banjir ini, jalan utama dari Tambora menuju Pesing dialihkan. Hanya kendaraan besar yang dibolehkan melintas.
Banjir membuat lalin dari arah Tubagus Angke menuju Pesing, Jakarta Barat ditutup. Hal itu dimanfaatkan petugas untuk membangun tenda pengungsian di jalan raya dekat lampu merah Pesing.
Kawasan Jati Pinggir, Petamburan, Jakarta Barat, tiba-tiba berubah menjadi taman bermain air dadakan. Air yang menggenangi kawasan tersebut dimanfaatkan anak-anak dan warga untuk berekreasi.
Seorang siswa SMP tewas setelah tenggelam di kali Sekretaris, Jl Daan Mogot. Raif Anjar (13) tewas saat bermain di kali yang terletak di belakang Mall Ciputra ini.
Ketinggian air di Bendung Katilumpa, Bogor terus meninggi. Hingga pukul 07.30 WIB, ketinggian air sudah mencapai 210 cm atau memasuki siaga I. Warga DKI Jakarta diminta waspada.
Kasus pemerasan dengan modus mengaku sebagai aparat terjadi di Tebet, Jakarta Selatan. Seorang sopir mobil boks menjadi korban pemerasan tersebut. Petugas meminta warga yang menjadi korban pemerasan bisa melaporkan kasus pemerasan itu ke petugas kepolisian.