Mantan ketua DPP PAN Totok Daryanto menilai panggung politik di Indonesia selalu diwarnai politik hegemoni. Partai-partai besar cenderung ingin memonopoli dan melanggengkan kekuasaannya.
Toh Andi sudah resmi bergabung dengan PD. Pro dan kontra menyusul pengunduran dirinya hanya akan menjadi bau yang cepat hilang dari ingatan publik. Meski begitu, langkah keliru PD akan tetap terekam sejarah demokrasi di Indonesia.
Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mempermasalahkan larangan penyampaian ide konfederasi parpol di Setgab koalisi. PAN tidak memaksakan gagasan ini sebagai sistem penyederhanaan parpol.
Ketua MPP PAN Amien Rais menyambut baik gagasan konfederasi parpol yang dilontarkan kader PAN Bima Arya. Gagasan konfederasi merupakan salah satu cara untuk melakukan penyederhanaan partai di Indonesia.
PAN sadar misi memasukkan konfederasi dalam revisi paket UU Politik untuk Pemilu 2014 tidaklah ringan. Tapi seiring perjalanan waktu, PAN optimis dapat menerapkannya dalam sistem politik.
"Kita berpikir jangka panjang bagaimana setelah 2014 nanti. Kan belum tentu koalisi ini akan terus bersama-sama nanti setelah 2014," kata Ketua DPP PAN Bima Arya tentang ide konfederasi.
Meski serius mematangkan konsep konfederasi parpol, tapi PAN tak berniat hengkang dari Setgab Koalisi. Komitmen PAN untuk mendukung pemerintahan SBY-Boediono tak perlu diragukan.
PAN selama ini dikenal selalu tunduk pada arahan PD. Seiring rencana membangun konfederasi dengan sejumlah parpol kecil, PAN ingin menghapus citranya sebagai sekoci PD.