Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tampak tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. PKB yang mendukung Jokowi-JK pada Pilpres 2014 mendapat dukungan dari 1.000 perwakilan kaum nasionalis dan nahdliyin.
Ketegangan jelang pemilihan umum presiden (pilpres) membuat nilai rukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dolar mencapai Rp 12.000 dalam beberapa hari terakhir.
Salah satu industri yang terkena dampak negatif dari pelemahan nilai tukar rupiah adalah elektronika. Menurut AG Rudyanto, Ketua Electronic Marketers Club (EMC), produsen sudah bersiap-siap menaikkan harga jual.
Nilai tukar rupiah seakan tak mampu menunjukkan kekuataan atas dolar Amerika Serikat (AS). Beberapa hari terakhir, dolar AS naik tinggi hingga level 12.000/US$.
Menurut Agustinus Prasetyantoko, pengamat ekonomi Universitas Atma Jaya Jakarta, ada sejumlah faktor yang menyebabkan pelemahan nilai tukar rupiah. Namun, dia menyebut penyebab utamanya adalah faktor politik.
Menko Perekonomian Chairul Tanjung berpendapat, melemahnya nilai tukar rupiah disebabkan karena banyak perusahaan yang membagikan dividen ke luar negeri.
Agus Martowardojo, Gubernur BI, menilai ada 3 faktor penyebab nilai tukar rupiah melemah yaitu kondisi di Irak, situasi jelang pilpres, dan berbagai defisit yang dialami Indonesia.