Pabrikan asal Jepang Toyota memprediksi perkembangan mobil LCGC (Low Cost and Green Car) bakal terus meningkat. Hal ini terjadi karena kian meningkatnya kalangan menengah yang membutuhkan mobil pertama.
Bagi Toyota, kenaikan harga BBM subsidi bukanlah halyang menakutkan. Meski penjualan mobil akan terkoreksi karena kenaikan harga tersebut, Toyota optimistis mobil mereka masih akan dipilih masyarakat Indonesia.
Saat ini banyak cara yang dilakukan oleh pengendara kendaraan baik roda 2 atau pun roda 4 untuk mendapatkan bahan bakar yang bagus tapi dengan harga yang lebih murah. Ada yang campur-mencampur bahan bakar, ada juga yang menggunakan zat atau cairan aditif.
PT Toyota Astra Motor (TAM) memprediksi penjualan unitnya tidak akan terganggu dengan kenaikan BBM justru penjualannya akan meningkat khususnya kelas mobil serbaguna kelas bawah (Low MPV).
Mobil terlaris di Indonesia saat ini Avanza, terus berupaya menjadi jawara di kelasnya. Lewat gelaran, Avanza Pop You Up, Toyota mencoba mempertahankan kekuasaan Avanza. Kini giliran Kota Pahlawan menjadi tuan rumah setelah Jakarta dan Semarang.
Mencampur atau mengoplos bahan bakar subsidi dengan non-subsidi menjadi alternatif bagi sejumlah orang yang ingin mendapatkan kualitas bahan bakar bagus tapi harganya murah.
Bulan Desember nanti, Avanza akan genap berusia 11 tahun di Indonesia. Mobil Low MPV (Multi Purpose Vehicle) itu sudah resmi mendapat gelar 'Mobil Sejuta Umat'.