Jenson Button dapat penghargaan dari kerajaan Inggris atas prestasinya di ajang F1. Juara dunia musim 2009 lalu itu dianugrahi gelar MBE langsung dari Ratu Elizabeth II.
Sebastian Vettel berpendapat suatu rekor adalah sebuah tantangan bagi siapa pun untuk memecahkannya. Pembalap Jerman itu pun siap untuk menorehkan rekor baru sebagai juara dunia termuda.
Kubu Red Bull tengah dilanda krisis karena perselisihan yang melibatkan kedua pembalapnya. Driver McLaren, Jenson Button menilai kejadian itu justru bisa menguntungkan timnya.
Duo McLaren hampir saja melakukan kesalahan yang berujung kerugian bagi tim. Namun hal buruk bisa dihindari karena pembalap Silver Arrows memang beda dengan tim lain.
Keberhasilan meraih posisi satu dan dua di GP Turki menjadi pencapaian penting buat McLaren Mercedes. Lewis Hamilton merasa ini adalah momentum yang tepat untuk menggoyang dominasi Red Bull.
Sungguh tak mudah buat pembalap di seluruh dunia untuk bisa tampil di F1. Pun begitu untuk Rio Haryanto, meski dia kini terus menunjukkan kalau jalan ke arah tersebut bisa terus dibuka lebar.
Sebastian Vettel menolak disalahkan atas insiden yang melibatkan dirinya dengan Mark Webber. Tak mau dijadikan kambing hitam, plus kecewa karena batal menang, Webber balik menunjuk rekan setimnya itu.
Lewis Hamilton dan McLaren Mercedes jadi pihak yang diuntungkan dari insiden yang melibatkan duo Red Bull. Sambil berseloroh, pembalap Inggris itu menyebut kejadian itu layaknya film aksi.
Sebastian Vettel tidak merasa bersalah atas insiden tabrakan dirinya dengan rekannya di tim Red Bull, Mark Webber, di GP Turki. Ia juga yakin hubungan mereka takkan terpengaruhi dari insiden tersebut.