Eskalasi Arab Saudi-UEA di Yaman dipahami sebagai embrio perang dingin dua kutub di Timur Tengah. Riyadh dan Abu Dhabi terpaut jauh dalam kebijakan luar negeri.
Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali menggempur Yaman, yang diklaim sebagai "serangan terbatas" untuk menghentikan kelompok separatis memperluas konflik.
Invasi AS ke Venezuela dibungkus isu terorisme, tetapi berakar pada perebutan minyak, unilateralisme, dan runtuhnya kedaulatan serta hukum internasional.
Trump mengumumkan AS secara sukses melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela. Trump juga mengatakan bahwa Presiden Nicolas Maduro telah ditangkap.