Eks Bupati Kabupaten Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin disebut akan marah jika perusahaan-perusahaan yang memenangkan tender tak memberikan commitment fee.
KPK menahan Bupati Langkat Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa.
Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin diduga menerima suap terkait pengadaan barang dan jasa pada periode 2020-2022. Uang senilai Rp 786 jadi barang bukti.
KPK membeberkan konstruksi perkara dugaan suap yang menjerat Bupati Langkat. Bupati Langkat bekerja sama dengan saudara dan sejumlah orang kepercayaannya.
Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin, selesai menjalani pemeriksaan. Begitu juga keempat tersangka lainnya dalam suap proyek infrastruktur di Langkat.
Kepala Desa Balai Kasih, Iskandar PA, yang merupakan kakak kandung Bupati Langkat, menjadi tersangka terakhir yang diperiksa KPK hari ini, Kamis (20/1).