Sebuah video yang menunjukkan Trump didoakan 20 pendeta di Ruang Oval Gedung Putih menjadi viral di media sosial saat AS, bersama Israel, terus menggempur Iran.
Sejumlah pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom 2.000 pon terhadap fasilitas bawah tanah Iran, yang menjadi tempat penyimpanan peluncur rudal.
Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan bahwa 67 personel militernya telah terluka sejak awal serangan pembalasan Iran atas serangan Amerika Serikat dan Iran.
AS dan Korsel membahas kemungkinan pemindahan sistem pencegat rudal Patriot yang berbasis di Korsel ke kawasan Timur Tengah, untuk digunakan dalam perang Iran.
Iran mengklaim drone-nya menghantam kapal induk USS Abraham Lincoln. Pentagon membantah klaim tersebut. Serangan juga diluncurkan ke pangkalan AS di Kuwait.