Kemlu RI memastikan tak ada WNI yang menjadi korban kerusuhan anti-muslim di Inggris. Kerusuhan itu merebak setelah beredar hoax terkait penusukan di Southport.
Hampir 400 orang ditangkap setelah kerusuhan yang meluas di sejumlah wilayah di Inggris selama 6 hari. WNI di Inggris diimbau untuk "meningkatkan kewaspadaan".
PM Bangladesh Sheikh Hasina dilaporkan meninggalkan istananya di Dhaka pada Senin (5/8) saat para demonstran, yang menuntutnya mundur, memenuhi jalanan Dhaka.
Kerusuhan pecah di Sunderland, Inggris. Kedutaan Besar Republik Indonesia London pun meminta warga negara Indonesia (WNI) di Inggris meningkatkan kewaspadaan.