detikNews PPATK Lacak Transaksi Duit First Travel, Ini Rinciannya Ada transaksi terkait dana First Travel yang digunakan untuk membeli sejumlah aset. Apa lagi? Selasa, 29 Agu 2017 15:34 WIB
detikNews Duit Rp 7 Miliar First Travel Masih di Rekening, Segera Disita PPATK sudah menghentikan sementara transaksi atas 50 rekening terkait bos First Travel. Dalam rekening itu terdapat uang dengan total Rp 7 miliar. Selasa, 29 Agu 2017 15:31 WIB
detikNews PPATK Mulai Kumpulkan Data Transaksi Duit Saracen PPATK mulai menelusuri transaksi duit kelompok grup penyebar isu SARA di media sosial, Saracen. Selasa, 29 Agu 2017 15:00 WIB
detikNews Wiranto Minta Aset dan Duit Keluar-Masuk Bos First Travel Ditelusuri Menko Polhukam Wiranto memastikan pemerintah tak lepas tangan dengan kasus dugaan penipuan umrah First Travel yang merugikan banyak orang. Selasa, 29 Agu 2017 14:27 WIB
detikNews Ada 7 Asuransi Milik Bos First Travel Selain Duit Rp 7 M Setumpuk data dikumpulkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait kasus First Travel. Selasa, 29 Agu 2017 14:13 WIB
detikNews Polisi Sita Alat DJ di Apartemen Adik Bos First Travel Apartemen ini adalah milik dari salah satu tersangka kasus First Travel Kiki Hasibuan. Namun, dia beli dengan tangan kedua alias beli second. Selasa, 29 Agu 2017 13:59 WIB
detikNews Rakor di Polhukam Bahas Pengembalian Dana Jemaah First Travel Selain kasus hukum, dibahas juga mengenai adanya tuntutan pengembalian dana jemaah korban First Travel. Selasa, 29 Agu 2017 13:56 WIB
detikNews PPATK: 50 Rekening Bos First Travel Ditutup, Isinya Rp 7 Miliar Bukan jutaan, tapi miliaran rupiah. Fakta soal isi duit rekening bos First Travel ini diungkap PPATK. Selasa, 29 Agu 2017 12:38 WIB
detikNews Menko Polhukam Pimpin Rakortas, Salah Satunya Bahas First Travel Terkait kasus First Travel, PPATK menyerahkan data pelacakan duit calon jemaah umrah First Travel ke Bareskrim Polri. Selasa, 29 Agu 2017 12:19 WIB
detikNews Pengacara First Travel Sebut Oknum Internal Selewengkan Uang Jemaah Pengacara First Travel, Niru Anita Sinaga, menyebut ada oknum dari kalangan internal perusahaan yang turut menyelewengkan dana jemaah. Senin, 28 Agu 2017 20:17 WIB