Demi memuluskan koalisi dengan Partai Demokrat (PD), Golkar akan mengutus tim untuk bertemu ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) SBY. Pertemuan tersebut khusus membicarakan koalisi kedua partai.
Capres Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapresnya. Meski begitu, peluang SBY memilih cawapres dari Partai Golkar masih terbuka. Nama Akbar Tandjung menguat.
SBY-JK kembali bertemu empat mata. Isu cawapres disebut-sebut menjadi pembahasan. Soal digelarnya pertemuan ini dibenarkan kubu Demokrat, walau isi pembicaraan masih dirahasiakan.
Nasib duet SBY-JK di Pilpres 2009 kandas sudah. Capres dari Partai Demokrat (PD) SBY sudah tidak sreg lagi dengan JK, yang telah bersama di Kabinet Indonesia Bersatu lima tahun terakhir.
Isyarat capres Partai Demokrat SBY menolak Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla sebagai calon pendampingnya makin terlihat. JK pun mulai mementukan langkah. Kabarnya 2 pilihan yang akan diambil. Pertama menju sendiri sebagai capres atau bergabung dengan PDIP untuk bersama-sama melawan SBY.
Rapimnasus Partai Golkar rencananya akan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta. Rapat tersebut akan menentukan siapa cawapres yang akan diusung partai berlambang beringin tersebut.
Beberapa Ketua DPD I Golkar sore tadi bertemu dengan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla. Apa saja yang mereka bicarakan? Ketua DPD I Golkar Gorontalo, Fadel Muhammad membocorkan.
Menjelang rapat konsultasi, Ketua Umum Golkar JK menemui sejumlah pimpinan DPD Golkar. Mereka bertemu di kediaman pribadi JK. Beberapa persoalan dibahas, dan kuat dugaan menyangkut dukungan pada SBY-JK.