Sebanyak 13 negara Barat, termasuk banyak negara yang selama ini mendukung Israel, menyerukan Israel untuk tidak melancarkan serangan besar-besaran di Rafah.
Menlu Inggris David Cameron menegaskan Israel tidak boleh melancarkan serangan darat terhadap Rafah tanpa adanya "rencana yang jelas" untuk melindungi sipil.
Menlu AS Antony Blinken menyebut Israel tidak memiliki "rencana kredibel" untuk melindungi sekitar 1,4 juta warga sipil di Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.
Hamas menanggapi pernyataan Presiden AS Joe Biden yang menyebut gencatan senjata akan terwujud di Jalur Gaza jika Hamas membebaskan para sandera yang tersisa.