PDIP Joko Widodo aktif bergerilya merangkul parpol lain untuk gabung dalam koalisi. Jika koalisi 'kerempeng' Jokowi menjadi gemuk, apakah tetap mempertahankan prinsip tidak bagi-bagi kursi?
Pada awalnya, PDIP dan capresnya Jokowi sangat percaya diri dengan koalisi 'kerempeng' untuk memperkuat sistem presidensial ke depan. Namun belakangan, Jokowi intens melakukan gerilya politik merangkul partai lain untuk gabung dalam koalisi.
Capres PDIP Jokowi berprinsip tak mau mengumbar janji bagi-bagi jatah kursi menteri dalam menggalang koalisi. Dengan prinsip tersebut, Jokowi diprediksi hanya bisa membentuk koalisi 'kerempeng' yang berisi sedikit parpol.
KPU telah selesai merekap hasil penghitungan suara di luar negeri dari 130 perwakilan. Dari penghitungan tersebut, PDIP diketahui menang telak di seluruh perwakilan disusul Partai Golkar dan PKS.
Parpol koalisi pendukung pencapresan Jokowi bakal segera bertambah. Setelah Partai NasDem, partai mana lagi yang bakal mendukung pencapresan Jokowi bersama PDIP?
Hasil rekapitulasi menunjukkkan kembali keunggulan PDIP dengan perolehan 163.821 suara. Berikut adalah rincian perolehan suara partai dan caleg DPR RI dan DPD di wilayah Jakarta Timur:
KPU Jakarta Barat telah merampungkan penghitungan hasil rekapitulasi suara Pileg. Hasilnya cukup mengejutkan, caleg-caleg kondang ditekuk oleh caleg PDIP nomor urut 7 Charles Honoris.