Kementerian Pertanian mencatat 392.000 ha sawah di Pulau Jawa telah dipanen selama September 2015. Untuk 392.000 ha sawah yang dipanen, beras dihasilkan 1,12 juta ton.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, konsumsi beras mengalami tren penurunan setiap tahunnya karena masyarakat Indonesia lebih gemar mengkonsumsi makanan dari gandum.
Menurut perhitungan Kementan, ada surplus beras 10 juta ton dari panen Februari-Oktober tahun ini, sehingga kebutuhan beras masih bisa dipenuhi dari dalam negeri.
Sisa stok beras di akhir tahun hanya 100.000 ton beras medium ditambah 700.000 ton beras premium. Kalau tidak ada OP, total stok akhir tahun 800.000 ton.
Para petani merestui keinginan pemerintah untuk mengimpor beras. Tetapi, impor beras harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak merugikan para petani.