Sistem setengah online ini guna mengantisipasi terjadinya gangguan teknis di lapangan. Selain itu untuk memudahkan dalam proses pendaftaran calon siswa.
Jika SKTM dari siswa gakin terbukti fiktif, dia akan dikeluarkan. Kuota yang berkurang tersebut tidak akan digantikan oleh siswa lain. Tetap dibiarkan kosong.