Pesawat militer AS kembali melancarkan serangan di wilayah Pakistan. Sebuah markas militan di wilayah Waziristan Utara terkena serangan rudal yang dilepaskan pesawat tempur tak berawak milik AS. Lima militan tewas dalam serangan itu.
Serangan pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat (AS) kembali menimbulkan korban jiwa di Pakistan. Serangan itu menewaskan delapan militer termasuk beberapa orang berkebangsaan Jerman.
Uji coba peluncuran rudal North Atlantic Treaty Organization (NATO) di Afghanistan salah mengenai sasaran. Sedikitnya 12 warga sipil tewas akibat hantaman rudal tersebut.
Sedikitnya 10 orang tewas akibat serangan rudal yang dilancarkan pesawat pengintai AS di Pakistan. Serangan tersebut diarahkan ke kamp pelatihan militan Taliban di Desa Pasalkot, Waziristan Utara.
Putra Osama bin Laden, Sa'ad bin Laden diyakini telah tewas dalam serangan rudal AS di Pakistan. Tidak jelas apakah saat serangan itu dia sedang berada di dekat ayahnya.
Operasi militer AS kembali menelan korban jiwa di Pakistan. Pesawat tempur AS menewaskan setidaknya 45 orang di Pakistan. Mereka yang tewas adalah militan Taliban.
Korea Utara (Korut) dikabarkan berencana meluncurkan rudal balistik yang mengarah ke Hawaii, AS. Terhadap kabar ini, pemerintah AS pun mulai mengambil langkah-langkah untuk melindungi wilayah AS.