Bakal calon presiden yang diusung PDIP, Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan sejumlah kegiatan bernuansa politis di akhir pekan ini. Jokowi akan berkeliling di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur selama dua hari.
Latar belakang utama berdirinya sebuah lembaga survei adalah memberikan pendidikan politik terhadap publik melalui penelitian yang obyektif. Menjadikan lembaga survei sebagai tempat utama mencari nafkah merupakan salah kaprah dan berbanding terbalik dengan proses demokratisasi.
Ada ribuan orang yang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif yang bakal duduk di DPR, DPD dan DPRD. Namun perlu juga diwaspadai risiko ketika para caleg mengalami kegagalan, 'wabah' sakit jiwa bisa berulang pasca Pemilu tahun ini.
“Kayak di Bali, Gubernurnya orang Bali dan agamanya sesuai penduduk mayoritas. Begitupun Manokwari yang putra daerah dan sama dengan mayoritas. Ahok enggak bisa wakilin Jakarta.”
Ahok memiliki karakter yang suka bicara ceplas ceplos. Lalu sosok seperti apa yang pas mendampingi Ahok jika nanti menggantikan Jokowi sebagai Gubernur DKI.
Karakter Gubernur Ali Sadikin dianggap berhasil memimpin Jakarta. Namun dalam perkembanganya saat ini, gaya kepemimpinan Bang Ali tidak bisa diterapkan di kota berpenduduk 10 juta lebih ini.
Mengenalkan diri ke publik dengan cara memasang stiker di angkutan umum tetap dipilih Hasnaeni karena dianggap efektif. Wajah si 'Wanita Emas' itupun kini menghiasi sejumlah layar kaca angkutan kota.