IHSG menutup perdagangan akhir pekan dengan pelemahan 59 poin. Indeks menurun setelah banyak investor melakukan aksi beli akibat kembali memanasnya konflik di Korea.
IHSG melorot 23 poin setelah terkena aksi jual yang dilakukan investor pada saham-saham perkebunan dan konsumer juga tekanan dari perang antar saudara Korea.
IHSG jatuh 63 poin terkena dampak konflik antara Korea Selatan dan Korea Utara. Kekhawatiran investor berdampak kepada aksi jual masif di saham-saham unggulan.
IHSG terkoreksi 30 poin akibat tekanan jual pada saham-saham tambang dan perkebunan. Sentimen bursa global dan regional juga memberi andil dalam pelemahan bursa.
IHSG mengawali perdagangan pagi ini dengan koreksi sebesar 11 poin terbawa arus pelemahan saham-saham grup Astra. Saham-saham Bakrie menjadi buruan utama pagi ini.
IHSG ditutup naik 17 poin setelah bergerak cukup fluktuatif hari ini. Koreksi tajam bursa Shanghai dan Hong Kong sempat membuat IHSG terpeleset ke zona merah.
IHSG berhasil ditutup naik 22 poin di sesi I hari ini, berlawanan dengan tren bursa-bursa Asia. Penguatan IHSG ditopang oleh saham-saham perbankan dan infrastruktur.