Prosedur keberangkatan Pollycarpus Budiharjo Priyanto ke Singapura dalam penerbangan bersama Munir, ternyata tidak sesuai aturan. Polly tidak dibekali SPPD yang merupakan dokumen resmi karyawan BUMN bertugas ke luar negeri.
Hingga kini Uni Eropa (UE) masih melarang maskapai-maskapai Indonesia untuk terbang ke Eropa. Pemerintah RI belum berhasil melobi UE, meski sudah membuat laporan. Mengapa?
RI berbenah menyusul pelarangan terbang 51 maskapainya ke UE. Beberapa bulan berlalu, namun pelarangan tak kunjung dicabut. EU belum yakin pada Indonesia.
Kemampuan berbahasa Inggris semakin penting, terutama bagi kalangan pemerintah. Banyak lobi internasional untuk memuluskan kepentingan nasional yang harus menggunakan bahasa Inggris.
Garuda Indonesia dan 50 maskapai penerbangan RI lainnya tetap dilarang terbang ke UE. Pemerintah harus menyiapkan peluru balasan. Sebab secara hukum, RI sangat kuat. Apa manfaatnya?
Pollycarpus Budihari Priyanto pernah didudukkan sebagai terdakwa pembunuh pegiat HAM Munir. Sebab, banyak kebetulan yang membuat penyidik dan jaksa curiga Polly terlibat.