detikHot
'Anggrek Baja' dalam Kisah Tunggal
Di halaman sebuah rumah besar tak jauh dari Sungai Irrawaddy, pada 1947, seorang bocah dipangku ayahnya. Sekuntum bunga disematkan sang ayah di rambut putrinya yang baru berusia 2 tahun itu. Lantas sang ayah berkisah tentang masa lalu Myanmar yang damai, kaya permata, dan tempat bermain bagi macan dan gajah.
Senin, 09 Apr 2012 11:30 WIB







































