Tawaran kerja sama kepada Presiden Jokowi terkait nuklir bukan hal baru. Indonesia telah mempunyai hubungan erat dengan Rusia sejak era Presiden Sukarno.
Sejumlah poin dan substansi RUU EBET disorot dan membuat aktivis lingkungan mempertanyakan keseriusan Indonesia bertransisi ke energi ramah lingkungan.
TB Hasanuddin merespons ketertarikan Putin untuk membangun nuklir di Indonesia. Dia meminta Indonesia tegas menolak jika nuklir ditawarkan untuk senjata.
Sudah saatnya nuklir berbicara! Sekaranglah, saat "opsi terakhir" jika kita bicara energi nuklir sebagai salah satu sumber pembangkit listrik di negeri ini.