Pemerintah AS soroti kebijakan QRIS dan GPN Indonesia, dianggap batasi perusahaan asing. Menko Airlangga tegaskan Indonesia terbuka untuk kerja sama digital.
China dan AS menghadapi utang membengkak. China berupaya mengendalikan utang, sementara AS bergantung pada perpanjangan utang, meningkatkan risiko gagal bayar.