Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menuduh Amerika Serikat dan Israel mencoba menabur "perpecahan" di antara rakyat Iran, setelah mengalami kekalahan.
Meski AS sudah terlibat dalam konflik Iran-Israel, ahli geopolitik dan hubungan internasional menilai "belum ada eskalasi yang mengarah ke perang lebih besar".
AS memperingatkan Hizbullah untuk tidak terlibat perang Iran-Israel. Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan akan "bertindak sesuai yang kami anggap tepat".