AS meyakini balon China yang terbang di atas AS untuk memata-matai dan mengumpulkan data intelijen. Hal ini disebut sesuai gambar perlengkapan pada balon China.
Kim Jong Un memboyong putrinya saat merayakan 75 tahun berdirinya angkatan bersenjata. Dia memuji "kekuatan tidak terbendung" senjata nuklir militer Korut.