Tangan kanan Trump tampak dipasangi plester luka saat dia menghadiri berbagai acara publik beberapa hari terakhir. Hal itu memicu pertanyaan soal kondisinya.
Departemen Keamanan AS diperintahkan menolak atau membatalkan permohonan suaka dari semua negara. Menurut Trump, jeda suaka akan berlangsung "sangat lama."
Kasus kanker prostat di AS dilaporkan meningkat dan mulai 'menghantui' para pria di sana. Kebanyakan terlambat diketahui hingga kondisinya semakin parah.