Iran membalas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat. Korps Garda Revolusi Islam Iran telah menyerang 3 pangkalan militer AS di UEA, Bahrain, dan Kuwait.
Perdana Menteri Israel Netanyahu muncul setelah Israel dibombardir Iran. Dia mengancam bunuh pemimpin tertinggi Iran dan berjanji terus menyerang Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Netanyahu muncul setelah serangan Iran, mengancam pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, dan berjanji akan terus menyerang Hizbullah.
Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap unjuk rasa baru terhadap pemerintah Teheran akan disambut respons yang lebih keras dibandingkan sebelumnya.