Saya ibu bekerja yang dengan sangat terpaksa meninggalkan si kecil di rumah. Anak saya berusia 3,5 bulan. Saya khawatir sekali memberikan ASI perah soalnya beberapa kali anak saya muntah.
Umumnya bandara penerbangan udara komersil menjadi hilir mudik penumpang. Namun berbeda dengan Bandara Raja Haji Fasibilillah yang punya area bermain anak-anak.
Dok saya seorang ibu yang bekerja, dan mempunyai balita. Saya memberi ASI ekslusif hanya 5 bulan saja, dikarenakan anak saya dibawa pulang kampung. Apakah masih boleh ASI saya disusui kembali?