Petugas medis 'garda depan' harus rela meninggalkan keluarganya, memakai alat pelindung diri 10 jam, hingga terancam terpapar virus corona demi merawat pasien.
Seorang PDP corona meninggal saat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto. Pasien itu datang dari Jakarta ke Kota Onde-onde untuk mengunjungi anak dan cucunya.
Dua Orang dalam Pemantauan (ODP) yang dirawat di RS Unair dipulangkan setelah hasil swab negatif. Namun di hari yang sama, RS Unair juga menerima dua pasien ODP
PDP di Mojokerto terus bertambah. Sampai hari ini tercatat ada 28 PDP) Dari jumlah itu, 2 PDP meninggal dunia, sedangkan 16 lainnya masih diisolasi di RS.