Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi sikap Polri dalam mengusut gerombolan bersenjata yang menyerang dan membunuh dengan keji empat tersangka pembunuhan personel TNI.
Menkum HAM Amir Syamsuddin meminta maaf atas ketidakberdayaan aparatnya dalam melindungi tahanan di Lapas II B Sleman, DIY. Kriminolog UI Adrianus Meliala mengatakan bahwa lapas memang tidak disiapkan untuk menghadapi serangan dari luar.
Polri harus bisa memberikan kepercayaan kepada publik. Jenderal polisi tak seperti Irjen Djoko Susilo yang memiliki harta berlimpah dari hasil korupsi dan istri lebih dari satu. Polri harus melakukan bersih-bersih.
Kompolnas melihat ada dua faktor penyebab lemahnya pengawasan internal di kepolisian. Berkaca dari kasus Irjen Djoko Susilo, sudah seharusnya pengawasan kini dipercayakan kepada lembaga eksternal seperti Komisi Pemberantasan Korupsi.
Harta kekayaan yang berhasil disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Irjen Djoko Susilo memang membuat geleng-geleng kepala. Bingung dengan banyaknya harta Irjen Djoko pun juga bahkan dialami oleh internal kepolisian.
Polisi terus menyelidiki kasus video berisi dugaan kekerasan yang dilakukan polisi dan Densus 88 di Poso, Sulteng. Sejauh ini sudah ada 26 anggota yang diperiksa, namun tak ada satupun dari Densus 88.
Kekerasan demi kekerasan terjadi di Papua. Duka cita yang mendalam 8 Anggota TNI dan 4 warga sipil yang tewas dalam kekerasan yang terjadi baru-baru ini. Kekerasan di Papua harus dihentikan.
Polisi Lalu Lintas Jakbar menahan Jamal, pengemudi angkot U-10 yang ditahan di Satlantas Jakbar dalam kasus tewasnya Annisa gara-gara melompat turun. Jamal disangkakan dengan pasal kelalain UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.