Dalam sepekan terakhir, publik dihadapkan pada dua persoalan, yakni pelarangan angkutan berbasis aplikasi-yang belakangan dicabut- dan aksi mogok Metromini.
Melihat kebutuhan warga, pemerintah negara bagian New South Wales mensahkan layanan taksi Uber. Sementara itu para sopir taksi biasa sedang mempertimbangkan untuk beralih ke Uber.
Kemenhub melarang pengoperasian Go-Jek Cs. Padahal 4 bulan sebelumnya, Presiden Jokowi mengajak makan siang driver Go-Jek dan angkutan pelat hitam lainnya.
Berbicara kompetisi, dikatakan Uber bahwa layanan seperti Go-Jek, GrabBike, GrabCar bahkan perusahaan taksi bukanlah pesaingnya. Yang terpenting bagi perusahaan yang berpusat di San Francisco ini adalah selalu fokus pada peningkatan layanan.