Pemerintah Amerika Serikat diingatkan untuk tidak memulai kembali pembicaraan dengan Iran mengenai program nuklirnya. Sebabnya, hal itu merupakan usaha yang bodoh dan sia-sia.
Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan upaya damai untuk meredakan ketegangan Iran-Barat. Namun Ban juga mendesak Iran untuk membuktikan program nuklirnya tidak untuk memproduksi senjata nuklir.
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak mempunyai hubungan diplomatik. Namun AS meluncurkan kedutaan besar virtual agar rakyat Iran dapat mengerti kebijakan AS.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Hillary Clinton mendesak pemerintah China untuk menggunakan pengaruhnya guna menekan Iran soal program nuklirnya.