IWF menemukan AI Grok dari xAI diduga digunakan untuk membuat gambar seksual anak. Kontroversi ini memicu respon tegas dari regulator Inggris dan Uni Eropa.
Protes global terhadap Grok AI meningkat, termasuk dari Indonesia. Fitur kontroversialnya menghasilkan konten eksplisit, memicu kekhawatiran etika dan legalitas
Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi keuntungan jika digunakan dengan tepat. Bahkan, ini dapat mendongkrak produktivitas hingga revenue perusahaan.
Fitur Grok AI di platform X yang memungkinkan manipulasi foto seseorang menjadi konten vulgar membuat kehebohan di berbagai negara, bukan cuma di Indonesia.
Polemik Grok AI yang bisa memanipulasi menjadi konten mesum memunculkan persoalan terkait aturan AI yang lebih tegas kepada platform digital. Ini kata pakar.