Susahnya menemukan bendera setengah tiang. Yang terjadi malah memasang bendera secara penuh. Padahal seharusnya momen hari Kamis 30 September sebagai peringatan tragedi Gerakan 30 September PKI alias G 30 S/PKI.
Perkembangan dunia menunjukan bahwa komunisme telah lama ditinggal para penganutnya. Namun, harus disadari bahwa komunisme sebagai suatu paham politik memiliki potensi laten dan dapat disebarluaskan melalui gerakan yang bersifat klandestin.
Pria sepuh berpeci dan berkaca mata itu tersenyum saat menatap salinan sebuah surat kabar. Maulwi Saelan tak menyangka bisa melihat lagi lembaran dengan namanya ditulis besar-besar di halaman satu harian Merdeka.
Sejumlah graffiti yang menggambarkan lambang palu dan arit berikut kata-kata komunis, muncul di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Polisi pun melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pembuatnya.
Mungkin tak banyak yang tahu siapa sosok dr Moewardi. Dokter yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional ini merupakan salah satu korban dari penjajahan Jepang. Ia diculik dan tak pernah kembali, sehingga kematiannya dianggap misterius.
Ada 143 perusahaan pelat merah Indonesia yang memiliki berbagai lini bisnis berbeda. Salah satunya BUMN yang memproduksi film layar lebar, film dokumenter dan animasi.
Sutradara Joshua Oppenheimer dan pihak yang terlibat dalam produksi film 'The Act of Killing' baru saja mengumumkan bahwa film tersebut bisa diunduh gratis di internet khusus untuk Indonesia. Joshua ingin agar masyarakat Indonesia mau kembali menengok sejarah yang terjadi dalam kurun 1965-1966.
Film dokumenter yang menuai banyak pujian, The Act of Killing (judul bahasa Indonesia: Jagal), memang berkonsentrasi terhadap suatu kondisi kelam di Indonesia—tepatnya pembunuhan sekitar 1 juta orang yang dituduh komunis, kaum intelektual hingga etnis Tionghoa pada medio 1965 hingga 1966—demi mengangkat kasus ini ke permukaan dan menyadarkan khalayak ramai bahwa hal tersebut sempat terjadi.
Seabad lebih sebelum kemerdekaan, ulama at-Tarmasi telah mewarnai dunia Islam di Indonesia. Tidak terbatas di dalam negeri, bahkan di Saudi Arabia Syaikh At Tarmasie menjadi salah pilar utama ulama Hijaz.