Seorang pria Irak membunuh ayahnya karena menolak berhenti dari pekerjaannya sebagai penerjemah bahasa Irak untuk militer Amerika Serikat (AS). Pembunuhan itu dilakukan saat sang ayah sedang tidur.
Seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga anggota Al Qaeda ditangkap di Irak. Penangkapan ini hanya beberapa saat sebelum ia membunuh seorang ulama di Irak Utara serta meledakkan dirinya.