General Motors Co (GM) mengumumkan akan menginvestasikan US$ 1 miliar setara Rp 14 triliun (kurs Rp 14.439) untuk membuat pabrik mobil listrik di Meksiko.
Perseroan mampu memproduksi Aluminium Ingot, Billet dan Foundry Alloy hingga 245 ribu ton atau 101% dari target RKAP-P 2020 yakni sebesar 242 ribu ton.
Menurut Foxconn, kelangkaan komponen elektronik seperti chip semikonduktor yang terjadi secara global diperkirakan akan terjadi setidaknya sampai 2022.