Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Gubernur DKI Jakarta bertemu di Gedung Sate. Keduanya membicarakan banyak hal, salah satunya penanganan banjir di Jakarta. Keduanya mematangkan rencana guna membangun bendungan di Ciawi, Bogor.
Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan bertemu di Gedung Sate, Bandung. Keduanya membicarakan banyak hal, salah satunya penanganan banjir di Jakarta.
Meski akan melakukan pengerukan sepanjang 180 kilometer Daerah Aliran Sungai Citarum, namun Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto tak berani menjamin daerah Bandung Selatan bebas banjir.
Pengerukan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum akan dilakukan selama tiga tahun, mulai dari 2011 hingga 2013. Panjang ruas sungai yang akan dikeruk total 180 kilometer.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menaiki backhoe untuk mengeruk sungai Citarum di daerah Baleendah, Rabu (9/11/2011). Kegiatan itu dilakukan usai mencanangkan Rehabilitasi Penanggulangan Banjir Citarum.
Dari mana Citarum bermula? Seperti layaknya mata air, hulu Sungai Citarum sangatlah jernih dan yang pasti terletak di kawasan yang indah pula. Namanya Situ Cisanti. Konon katanya, ada tujuh mata air tapi sekarang yang tersisa hanya satu mata air yang bernama mata air Pangsiraman, sekarang sering dijadikan lokasi wisata ziarah dan masih tertata rapi.
Jebolnya pintu air Kalimalang membuat pasokan air bersih mengalami masalah. Untuk mencegah kejadian serupa, Pemprov DKI diminta memiliki pengelolan cadangan air bersih yang memadai.
Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan menyatakan siap bekerja sama dengan aparat hukum dan Satuan Tugas Pemberantasan Pemberantasan Mafia Hukum untuk memberantas illegal logging dan illegal mining di hutan
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, Jabar membutuhkan dana sebesar Rp 3,35 triliun untuk pengelolaan DAS Citarum agar mengurangi bencana banjir di wilayah tersebut.