Ribuan demonstran anti-pemerintah di Hong Kong kembali menggelar unjuk rasa di bandara setempat. Aksi ini bertujuan untuk menggalang dukungan internasional.
Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam menegaskan dirinya tidak berencana mengundurkan diri di tengah gerakan antipemerintah besar-besaran yang menuntut dirinya mundur.
Setelah dua bulan unjuk rasa pro-demokrasi dilakukan di Hong Kong, protes tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Mengapa unjuk rasa besar masih terjadi?
Menteri Imigrasi Mesir mengklarifikasi pernyataannya yang seperti mengisyaratkan bahwa pengkritik Mesir di luar negeri akan dibunuh atau 'dipotong' lehernya.
Tanpa diimbangi dengan kapasitas untuk membangun dan memobilisasi kesadaran warga, perang melawan hoaks hanya akan menjadi program "pemadam kebakaran".