Emapat negara Amerika Selatan akan menarik dubesnya di Eropa menyusul insiden pengalihan pesawat Presiden Bolivia, Evo Morales karena dicurigai membawa pembocor rahasia intelijen AS, Edward Snowden
Data pengguna layanan Microsoft dikabarkan jatuh ke tangan National Security Agency (NSA). Bukan tidak sengaja, namun dilaporkan perusahaan raksasa ini memang bekerja sama dengan intelijen Amerika Serikat tersebut.
Presiden AS Barack Obama menghubungi Presiden Rusia Vladimir Putin, setelah buronan Edward Snowden diketahui bertemu dengan kelompok HAM di bandara Moskow.
Presiden AS Barack Obama menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas pembocor intelijen Edward Snowden. Obama memperingatkan Rusia untuk tak memberikan suaka terhadap Snowden.
Badan intelijen Rusia dilaporkan beli mesin tik listrik senilai Rp 150 juta. Pembelian mesin tik ini untuk mencegah kebocoran informasi rahasia seperti skandal WikiLeaks dan Edward Snowden.
Pejabat AS kecewa karena pemerintah Cina yang membawahi Hong Kong membiarkan buron intelijen Edward Snowden, pergi ke Rusia. Saat ini Snowden diyakini masih berada di salah satu tempat di bandar udara Moskow.