Mohammad Farhan Ramadhan, mahasiswa Indonesia di Kazan, Rusia, rela menempuh perjalanan 13 jam naik kereta api untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilu 2019.
Kita perlu mendalami keputusan kontroversial Uni Eropa yang merasa dapat semena-mena melakukan diskriminasi pada produk negara berkembang seperti Indonesia.