Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya nilai tukar rupiah tidak masuk akal. Sebab, fundamental ekonomi Indonesia dinilai bagus.
Nilai tukar dolar AS melemah terhadap rupiah, berada di level Rp 16.200-an. Penguatan rupiah didorong pernyataan The Fed tentang pemangkasan suku bunga.
Ketika tanda tangan seorang presiden yang masih aktif menjabat muncul dalam uang kertas Dolar AS, maka itu akan menjadi momen pertama kali dalam sejarah AS.