detikFinance Bumi Jual Sahamnya di KPC dan Arutmin Bumi Resources Tbk akan menjual seluruh kepemilikan sahamnya di dua anak usahanya yakni KPC dan Arutmin. Jumat, 17 Mar 2006 00:11 WIB
detikFinance Setelah Lego KPC dan Arutmin, Bumi Merger Dengan Energi Bumi Resources memastikan akan segera melakukan merger dengan PT Energi Mega Persada Tbk, setelah menjual seluruh saham KPC dan PT Arutmin Indonesia. Kamis, 16 Mar 2006 18:32 WIB
detikFinance Oso Multi Pratama Investasikan Rp 4,841 Triliun di Kaltim PT Oso Multi Pratama akan menginvestasikan Rp 4,841 triliun untuk membangun industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak dan gas di Kaltim. Selasa, 14 Feb 2006 15:11 WIB
detikFinance Pemerintah Keluarkan Kebijakan Energi Nasional Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan energi nasional. Kebijakan energi nasional itu dikeluarkan dalam bentuk Perpres Nomor 5 tahun 2006. Selasa, 07 Feb 2006 19:27 WIB
detikFinance RI-India Jajaki Kerjasama di Sektor Bioenergi Indonesia dan India akan menjajaki kerjasama di sektor bioenergi untuk mengantisipasi produk energi alternatif di masa mendatang. Kamis, 24 Nov 2005 10:42 WIB
detikNews Kereta Berbahan Bakar Sapi Kereta berbahan bakar sapi? Ah, ini kereta yang ditarik oleh sapi barangkali? Ternyata ini, kereta yang bahan bakarnya di ambil dari sapi. Loh kok bisa? Minggu, 30 Okt 2005 08:52 WIB
detikFinance Ical: Harga BBM Murah Tak Adil Buat Generasi Mendatang Menko Perekonomian mengatakan, harga BBM yang murah dan mengandung subsidi justru menimbulkan ketidakadilan bagi generasi mendatang. Kamis, 24 Mar 2005 12:21 WIB
detikNews Yayasan Kecil Bernyali Besar Mega Kuis Indonesia Sukses yang berhadiah menghebohkan Rp 14,1 miliar, memang bikin kaget. Maklum, penyelenggaranya seolah dari antah berantah. Jumat, 10 Sep 2004 14:31 WIB
detikNews 'Mega Fakta' Bisa Dibalas 'Mega Korupsi' Penggunaan kata 'mega' bisa menimbulkan salah paham karena berasosiasi dengan Presiden Mega. Jadi bisa saja 'Mega Fakta' dibalas 'Mega Korupsi'. Selasa, 07 Sep 2004 11:47 WIB
detikNews Panwas Tak Berwenang Panggil Laks, KPU Bisa Semprit Kuis Mega Panwas Pemilu tidak berwenang memanggil Menneg BUMN Laksamana Sukardi terkait Kuis Mega Rp 14,1 miliar. Namun KPU bisa menyemprit Kuis Mega. Selasa, 07 Sep 2004 11:27 WIB