Pertamina mencatat peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60%, lebih tinggi dari target perusahaan, dengan nilai TKDN mencapai US$ 1,5 miliar.
Pengembangan energi terbarukan menjadi modal penting untuk mencapai rencana net zero emmision. Indonesia sendiri disebut-sebut memiliki potensi yang besar.