Ruas Jalan Basuki Rachmat pagi ini dipenuhi oleh ratusan Satpol PP. Mereka membongkar lapak dan toko di Pasar Gembrong yang berdiri di trotoar jalan yang terletak di Jakarta Timur tersebut.
Belasan pedagang kaki lima (PKL) tampak mulai serius membongkar lapak mereka setelah petugas Linmas Kotamadya Jakarta Timur menginspeksi mereka. Inspeksi ini dilakukan sebelum penertiban dilaksanakan.
Bulan Mei 2013 lalu, Pemkot Bandung pernah menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memenuhi area Car Free Day (CFD) Dago. Namun pagi tadi, PKL masih terlihat menjamur di badan jalan dan trotoar.
Seorang ibu yang mengenakan kerudung hijau dengan gamis warna senada tampak sedang menemani temannya memilih tas etnik dari bambu. Sekitar tiga menit akhirnya sang teman menjatuhkan pilihan pada tas jinjing berwarna cokelat.
Puluhan pedagang ayam potong, daging dan ikan tampak duduk di dalam kios mereka. Sebagian terlihat mengipasi tubuhnya dengan koran, sebagian lagi ada yang sibuk menyayat daging yang masih segar. Mereka menunggu pembeli yang datang.
Sekitar 40 kios di areal pedagang kaki lima Kokrosono, Semarang, Jateng, ludes terbakar. Delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Di masa kepemimpinan Jokowi, warga Jakarta cukup diberikan banyak program yang memanjakan mereka. Jangan sampai, kebijakan yang memihak rakyat ini justru disalahgunakan oleh warga DKI.
Arus lalu lintas di depan mall Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur, seringkali tersendat, terutama saat jam kerja. Warga DKI pun mengeluhkan hal ini dan minta agar segera ditertibkan oleh Pemprov DKI di bawah perintah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).