Fosil perempuanremaja yang hidup 7.200 tahun silam di Sulawesi kini diketahui memiliki hubungan DNA dengan penduduk asli Australia dan Papua yang ada saat ini.
BPCB Jatim mencetuskan hipotesis baru setelah menggelar tiga tahap ekskavasi Situs Kumitir. Struktur kuno itu diyakini istana persinggahan paman Hayam Wuruk.