PT Bio Farma (Persero) sebagai induk holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor farmasi keroyokan memproduksi obat untuk penanganan Corona (COVID-19).
Seorang pasien COVID-19 yang tidak memiliki gejala pernapasan menderita kelainan saraf dalam kasus yang menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa ilmuwan.
Banyak di antara dokter residen (calon dokter spesialis) yang belum pernah swab test COVID-19. Kebutuhan APD untuk mereka juga belum sepenuhnya tercukupi.