China merespons tarif baru AS dengan membatasi ekspor tanah jarang. Beijing mendesak AS untuk membatalkan tarif sepihak dan menyelesaikan perbedaan perdagangan.
Pemerintah Indonesia fokus perluas pasar ekspor baru sebagai respons tarif resiprokal AS. Perjanjian dagang dengan Kanada dan Tunisia jadi langkah strategis.