Pencabutan dukungan parpol terhadap kandidat yang maju di pilkada bukan hal baru dan aneh. Relasi keduanya memang cenderung pragmatis dan transaksional.
Partai Golkar mencabut dukungannya ke Ridwan Kamil (Emil) di Pilgub Jabar 2018. Pencabutan itu berawal dari laporan Ketua DPD I Golkar Jabar Dedi Mulyadi.
PAN menilai pencabutan dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil tak akan berpengaruh kepada Deddy Mizwar. PAN menilai Dedi Mulyadi-lah yang bisa menuai manfaatnya.
Pasca dicerai Golkar, Ridwan Kamil hanya tinggal didukung Nasdem, PKB dan PPP di Pilgub Jabar. Pengamat menilai paling realistis Emil memilih Uu dari PPP.
Ridwan Kamil masih unggul dalam urusan elektabilitas dalam survei versi Instart. Namun menariknya ketika dipasangkan, elektabilitas Ridwan Kamil menurun.