Peneliti China temukan varian baru Influenza D Virus (IDV) yang dapat bereplikasi di sel manusia. Meski berpotensi, risiko penularan antarmanusia masih rendah.
Pemerintah regional Catalonia, Spanyol menyelidiki pusat riset kesehatan hewan setelah wabah demam babi. Kecurigaan muncul terkait kebocoran laboratorium.
Pihak berwenang menyatakan flu burung tidak menimbulkan risiko bagi manusia. Jika tak dikendalikan, virus ini mungkin bisa bermutasi dan berbahaya bagi manusia.