Buntut dari belum tuntasnya kisruh antara KPK dengan oknum Polri adalah teror yang ditujukan kepada penyidik KPK. Teror tersebut bahkan membuat penyidik itu hendak mengundurkan diri dari KPK.
Presiden Joko Widodo telah memberitahukan ke pimpinan DPR mengenai pembatalan pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Namun Jokowi belum memberikan pernyataan resmi mengenai hal itu.
Sudah menjadi rahasia umum, ancaman fisik dan psikis hingga berbau klenik biasa dialami pimpinan KPK dan pegawainya. Reaksi pimpinan KPK pun beragam menghadapi teror tersebut, seperti 3 kisah ini:
Salah satu pengacara Komjen Budi Gunawan, Razman Arif Nasution, tiba-tiba muncul di kantor KPK. Tapi kedatangannya bukan untuk berkoordinasi dengan penyidik terkait kasus Budi, melainkan hanya untuk berbicara kepada media.
Salah satu pengacara Komjen Budi Gunawan, Razman Arif Nasution merupakan terpidana kasus penganiayaan. Meski seharusnya menjalani hukuman kurungan penjara, Razman masih berjalan ke sana kemari.
Menjadi bagian dari lembaga antikorupsi tak jarang para pegawai KPK menerima sejumlah teror. Teror tersebut bermacam-macam jenisnya mulai dari sms hingga yang berdampak pada keselamatan fisik.
Mantan komisioner KPK Haryono Umar bertutur terkait ancaman yang pernah diterimanya selama menjabat sebagai pimpinan KPK periode 2007-2011 silam. Ancaman yang diterima Haryono mulai dari sms hingga didatangi langsung ke kediamannya.